Jumat, 18 November 2016

Cinta Kandas Secara Tiba-Tiba? Tenang, Putus Cinta Bukanlah Akhir Dari Segalanya

Kuch2HoTahu - Siapa sih diantara kalian yang menginginkan patah hati? Pasti tidak ada yang mau kan? Tetapi dalam setiap hubungan tidaklah selalu berjalan mulus atau baik-baik saja, yah tidak menutup kemungkinan ada beberapa pasangan yang berhasil sampai ke jenjang yang lebih serius atau jenjang pernikahan.
Tapi bagaimana dengan pasangan yang tidak berhasil melewatinya? Apakah lantas kamu frustasi dan memutuskan untuk mengakhiri semuanya termasuk kehidupanmu? Oh..tidak.. jangan sampai berpikir seperti itu ya. Apalagi jika kamu masih muda, masa depan masih panjang!
Nah.. terus gimana nih caranya mengatasi atau setidaknya meringankan beban patah hatimu itu? Yuk simak beberapa tips ampuh ini:
1. Jangan Bersedih dan Berkecil Hati Terlalu Lama
Rata-rata orang yang sedang patah hati, akan langsung bersedih atau kehilangan semangat disaat pasangannya tiba-tiba memutuskan hubungan sepihak tanpa kita tahu kesalahan apa yang telah kita perbuat kepada pasangan. Cobalah untuk tersenyum dan mengatakan kepada diri sendiri untuk pasti bisa melewati rasa sakit hati ini. Boleh bersedih tapi jangan terlalu lama meratapi ya karena itu tidak baik untuk kesahatanmu dan mentalmu. Apalagi untuk orang-orang di sekitarmu yang terus menerus mengkhawatirkan keadaanmu. Nggak mau kan kamu merepotkan orang lain dan membuat khawatir?
2. Tetaplah menjadi diri sendiri yang Optimis
Dari beberapa kebanyakan yang ada, orang yang telah patah hati akan berusaha menjadi pribadi yang baru dengan alasan melampiaskan rasa kekecewaan yang ada. Tapi tahukah kamu bahwa perbuatan itu tidak akan merubah segalanya ataupun mengembalikan sang pasangan kembali dalam pelukanmu lagi. Berubah boleh, tapi perubahanmu harus yang lebih baik ya. Contohnya: tunjukan kalau kamu bisa lebih sukses dari dia yang telah menyia-nyiakanmu, lakukan hal positif yang berguna untuk kehidupanmu selanjutnya. Jadikan patah hatimu suatu motivasi untuk mengubah diri kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan jangan lupa selalu optimis.
3. Ingat orang-orang yang berharga untukmu
Yap.. yang pasti orang paling berharga itu adalah kedua orangtua kita, ingatlah mereka yang menaruh harapan besar kepadamu . Jika kamu masih duduk di bangku kuliah, pastilah yang paling diinginkan ke dua orangtuamu adalah kamu segera lulus kuliah, jadikan ke dua orangtuamu sebagai motivasi untuk kamu terus bergerak melanjutkan hidup, karena hidup ini terlalu singkat jika digunakan hanya untuk mengeluhkan apa yang terjadi dengan kehidupan kita! Dan alasan motivasi kedua adalah orang-orang yang sayang denganmu seperti saudara, teman, sahabat. Pasti merekapun akan bersedih jika melihat kamu terpuruk patah semangat dalam menjalani hidup.
4. Utarakan uneg-unegmu kepada Sang Pencipta
Tidak dipungkiri lagi jika dalam keadaan sedih atau terpuruk pastilah akan membuatmu ingin bercerita kepada orang-orang terdekat kan? Dengan mengeluh kesahkan apa yang terjadi padamu, tepatnya kepada Sang Pencipta lho . Karena kepada Nya, kamu bisa mengadukan apapun yang kamu keluhkan, Tuhan selalu menjadi pendengar setia kita, karena kita tak perlu mendengar judgement atau komentar lainnya. Boleh saja jika bercerita kepada orang terdekat jika itu bisa membuatmu lebih tenang, tapi terkadang orang terdekat pun juga punya masalah sendiri-sendiri, jadi daripada kamu juga tak menemukan solusi lebih baik coba deh curhatnya ke Sang Pencipta saja.
popbela.com

Previous
Next Post »